00.05

Doa Ibu

           Sebuah kehidupan telah dikaruniakan bagi seorang ibu yang telah melahirkan anak.  Dia telah menjadi manusia utuh dengan adanya seorang anak.  Anak dambaan bagi setiap keluarga yang harmonis.

           Segala jernih payah seorang ibu untuk memberikan pola pengasuhan yang sempurna.  Sempurna yang tak pernah dimilikinya ketika dia kecil.  Kasihnya ditumpahkan kepada anaknya.  Segala harapan dan curahan cinta menyambut anak yang makin besar dan bertumbuh.



           Cita-cita dan harapan serta doa yang digantungkan kepada Tuhan.  Satu-satunya pemilik hidup manusia.

           Doa yang penuh harapan itu dilantukan dalam sebuah lagu yang dinyanyikan:

Di waktuku masih kecil, gembira dan senang,
Tiada duka kukenal, tak kunjung mengerang,
Di sore hari nan sepi ibuku bertelut,
Sujud berdoa, kuengar Namaku disebut

Seringlah ini kukenang, dimasa yang berat,
Dikala hidup mendesak dan nyaris kusesat,
Melintas gambar ibuku sewaktu bertelut,
Kembali sayup kudengar Namaku disebut.

Jalan sendiri kutempuh  tak ingin mendengar,
Teguran Tuhan yang lembut supaya kusadar,
Tatkala tampalah jelas hidupku kemelut,
Doa ibuku terdengar  Namaku disebut

Sekarang dia t'lah pergi ke rumah yang senang,
Namun kasihnya padaku selalu kukenang,
Kelak di sana kami pun bersama bertelut,
Memuji Tuhan yagn dengar Namaku disebut

Ref:
Di doa ibuku Namaku disebut
Di doa ibuku dengar ada namaku disebut

0 komentar: