Mitos -mitos lama
mempergunjingkan kemampuan menantu perempuan untuk berinteraksi baik dengan
mertuanya. Sebagaimana, sebuah jalinan
keluarga yang menganut ketimuran, ada hal yang perlu dipertanyakan jika
sampai saat ini mengapa seorang menantu perempuan tak bisa berinteraksi baik
dengan mertua perempuannya.
Seringkali
terjadi pemikiran atau pola pikir yang
terjalin telah dibentuk. Pasti mertuaku orang yang jahat, orang yang suka
mengurusi keluarga baruku. Berbagai
anggapan dan asumsi ini membuat pola hubungan yang baru mau dibentuk telah
digganggu dengan pemikiran yang negatif.
Konflik
yang terjadi antara menantu perempuan dan mertua perempuan bukan hanya sekali
terdengar, tetapi seringkali. Aagr
tidak terjadi konflik, sebaiknya kita sebagai perempuan dalam keluarga dapat
belajar bersikap yang harus dimilikinya:
1. Keterbukaan
dalam komunikasi
2. Berani
mengambil langkah pertama
3. Miliki
kasih dalam Hidup
1.Keterbukaan dalam komunikasi
Tidak ada yang perlu ditutupi. Semua keinginan dan kebutuhan lebih enak dan
baik jika dikatakan secara terbuka.
Apalagi sebagai keluarga, perlu
adanya saling keterbukaan .
Keterbukaan untuk juga menerima
dan mendengar apa yang dirasakannya. Tentu penyampaian keterbukaan ini disampaikan
dengan cara yang benar dan tepat bukan dengan cara yang kasar. Dengan demikian mertua perempuan akan
mendengar, diharapkan menerima serta saling menerima.
2. Berani mengambil langkah pertama
Jika konflik telah terlanjur terjadi. Lebih baik memperbaiki hubungan dengan langkah kongkrit yaitu berani
untuk memperbaiki diri lebih dahulu.
Tidak perlu menanti atau meminta
mertua perempuan untuk minta maaf meskipun mereka salah kepada
kita. Memperbaiki diri bukan berarti
mengalah karena tidak mengikuti kemauan ibu mertua. Tetapi akar masalah itu harus diketahui dan
dicari jalan keluar dan diperbaiki dengan hati yang sangat rendah.
3.Miliki kasih dalam Hidup
Inti dari kehidupan adalah kasih.
Dimana ada kasih disitu akan ada hubungan atau relasi yang hidup. Tanpa cinta
kasih, semuanya semu dan kekecewaan dan akhirnya hubungan keluarga akan retak tak
berkesudahan. Sulit memulainya. Tentu kedagingan manusia membuat segalanya
terikat keegoannya. Tapi tak ada yang
sulit jika ada kemauan. Datang kepada
Tuhan dan mintalah untuk kasih yang telah kita dapatkan terlebih dahulu





0 komentar:
Posting Komentar