00.56

Jakarta be a " Diplomatic City of ASEAN"


Jakarta menjadi Diplomatic City of ASEAN untuk pertama kalinya. Mengingat Markas Sekretariat ASEAN berada di Jakarta, di Jl. Sisingamangaraja No.70A.  Kepercayaan ini untuk dipilih karena Jakarta dapat menjadi penghubung antar negara-negara ASEAN.

Lalu, apa keuntungan dan kerugiannya bagi penunjukkan ini serta persiapannya.




Pada KTT -21 Menteri Natalegawa, menyampaikan   Perjanjian Host Country Agrrement yang merupakan Persetujuan antara Pemerintah Indonesia dan ASEAN, tentang ketuan rumahan ASEAN,     telah diberikan secara istimewa dan imunitas kepada  Sekretariat ASEAN.



Dengan menyandang mandat hak istimewa itu Sekretariat Asean telah memulai  program kerjanya dengan mengadakan kunjungan kerja kepada Jokowi selaku  Gubernur Jakarta.



Dalam pembicaraan dengan Jokowi, pihak  pemerintah DKI sangat mendukung dan bahkan memberikan slogan yang cukup fantastis  “Jakarta, Diplomatic City of  Asean”.   Kepercayaan ini  sangat diperhatikan dan diteguhkan jika Jakarta memiliki  peran yang penting sebagai penghubung antara  para diplomat ASEAN dan bagian Jakarta adalah gerbang utamanya.

 

Menurut pendapat pribadi saya, alasan mengapa Jakarta dianggap paling ideal sebagai Diplomatic City of ASEAN adalah sebagai berikut:



 1.       US-ASEAN Business Council

US-ASEAN Business Council merupakan organisasi yang memberikan advokasi premier bagi anggota-angotanya , perusahan-perusahaan Amerika tentang  konsultasi dalam bertemu dengan Menteri ASEAN Finance dan Education serta memberikan outlook dari semua kebutuhan anggotanya tentang ASEAN.    US-ASEAN Business Council  sebagai wakil dari semua-semua negara ASEAN dengan GDP 1,5 trillion termasuk Brunei,Darussalam,Cambodia, Indonesia, Laos,Malaysia, Myanmar, Philippines,Singapore,Thailand dan Vietnam.   Salah satu kantor US-ASEAN Business Council berada di Jakarta.   Itulah sebabnya  US-ASEAN Business Council ingin memberikan kontribusinya agar pertemuan-pertemuan dan promosi  Jakarta, city of the Diplomatic, ASEAN menjadi relevan.

 
 2.       SEKRETARIAT ASEAN (ASEC)

        Keberadaan ASEC di Jakarta, menjadi faktor pertimbangan utama bagi semua ASEAN
        country untuk menetapkan Jakarta sebagai Diplomatic City.



 Saya sebagai warga negara menganggap banyak keuntungan yang akan diperoleh jika  Jakarta, the Diplomatic City of ASEAN ini adalah adanya pertumbuhan ekonomi karena karena para diplomat datang akan mendatangkan devisa kepada negara yang didatangi.  Belum lagi promosi dari mulut seorang  Diplomat kepada teman, relasi mengenai Jakarta  sebagai ibukota Indonesia , tentu akan mendapatkan keuntungan dari segi promosi pariwisata.



Selain itu, kegiatan persiapan atau kegiatan meeting dari  program  Jakarta , city of the Diplomatic, ASEAN pun akan memberikan keuntungan ekonomi . Roda perekonomian yang bergerak karena ada transaksi-transaksi jual-beli dari persiapannya maupun pada pertemuannya.

Hal ini dapat dilihat contohnya seperti  Brussel yang mendapatkan keuntungan segi ekonomi dengan adanya  European Union , juga  Newyork, Nairobi, Bangkok juga diuntungkan ekonominya dengan adanya PBB.



Tentu, kerugiannya adalah jika ASEC selaku pelaksana dari  city of the Diplomatic ASEAN  tidak dapat melakukan  tugas dan merencanakan penerimaan tamu-tamu diplomat itu sebaik-baiknya, maka  nama yang jelek , integritas sebagai bangsa dipertaruhkan.

 

Persiapan yang telah dilakukan oleh ASEC yang saya lihat adalah mereka telah mendapat dukungan dari Bapak Jokowi, Gubenur Jakarta. Bukan hanya dukungan moril saja, tetapi diberikan dukungan fasilitas serta kemudahan dalam izin pembenahan dan perluasan Sekretariat ASEAN . Contohnya Pak Jokowi telah memberikan tempat bekas kantor Jakarta Selatan yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan jika kantor Sekretariat ASEAN di Sisingamangaraja tidak memadai.



Persiapan di level menteri terkait atau KEMENLU adalah :

1.       KOLOKUM Nasional Komunita Asean 2015:   menyebarkan pemahaman mengenai ASEAN, perkembangan  HAM di Asean . Diadakan oleh Kemenlu pada tanggal 2-5 September 2013

2.       Pertemuan Kedua Asean Peacekeeping Center Network  oleh Kementrian Pertahanan: membahas tujuan, jaringan, organisasi, rencana kegiataan pada tanggal 2 September 2013.

3.       Dubes RI temui Menteri Perdagangan Thailand:  membahas kerjasama bilateral dan mengundang  Mendag Thailand dalam Ministerial Meeting 4-5 October

4.       Menlu RI , Natalegawa hadir Special ASEAN-China Foreign Ministrial Meeting: membahas kerjama Asean dengan RRT



Persiapan di lever blogger,  selalu mengupdate atau menyebarkan informasi mengenai kegiatan atau memberikan penyuluhan tentang adanya  suatu tugas besar dari Jakarta sebagai City of Diplomatic, ASEAN.





Sumber-Sumber referensi:

Kementrian Luar Negeri Indonesia:




Jakarta Kota Diplomat Asean




Jakarta Must be a diplomatic city of ASEAN



0 komentar: