Jakarta menjadi
Diplomatic City of ASEAN untuk pertama kalinya. Mengingat Markas Sekretariat
ASEAN berada di Jakarta, di Jl. Sisingamangaraja No.70A. Kepercayaan ini untuk dipilih karena Jakarta
dapat menjadi penghubung antar negara-negara ASEAN.
Lalu, apa
keuntungan dan kerugiannya bagi penunjukkan ini serta persiapannya.
Pada KTT -21
Menteri Natalegawa, menyampaikan
Perjanjian Host Country Agrrement yang merupakan Persetujuan antara
Pemerintah Indonesia dan ASEAN, tentang ketuan rumahan ASEAN, telah diberikan secara istimewa dan
imunitas kepada Sekretariat ASEAN.
Dengan menyandang
mandat hak istimewa itu Sekretariat Asean telah memulai program kerjanya dengan mengadakan kunjungan
kerja kepada Jokowi selaku Gubernur
Jakarta.
Dalam pembicaraan
dengan Jokowi, pihak pemerintah DKI
sangat mendukung dan bahkan memberikan slogan yang cukup fantastis “Jakarta, Diplomatic City of Asean”. Kepercayaan ini sangat diperhatikan dan diteguhkan jika
Jakarta memiliki peran yang penting
sebagai penghubung antara para diplomat
ASEAN dan bagian Jakarta adalah gerbang utamanya.
Menurut pendapat pribadi
saya, alasan mengapa Jakarta dianggap paling ideal sebagai Diplomatic City of
ASEAN adalah sebagai berikut:
1. US-ASEAN Business Council
US-ASEAN Business Council
merupakan organisasi yang memberikan advokasi premier bagi anggota-angotanya ,
perusahan-perusahaan Amerika tentang
konsultasi dalam bertemu dengan Menteri ASEAN Finance dan Education
serta memberikan outlook dari semua kebutuhan anggotanya tentang ASEAN. US-ASEAN Business Council sebagai wakil dari semua-semua negara ASEAN
dengan GDP 1,5 trillion termasuk Brunei,Darussalam,Cambodia, Indonesia,
Laos,Malaysia, Myanmar, Philippines,Singapore,Thailand dan Vietnam. Salah satu kantor US-ASEAN Business Council
berada di Jakarta. Itulah sebabnya US-ASEAN Business Council ingin memberikan
kontribusinya agar pertemuan-pertemuan dan promosi Jakarta, city of the Diplomatic, ASEAN
menjadi relevan.
2. SEKRETARIAT
ASEAN (ASEC)
Keberadaan ASEC
di Jakarta, menjadi faktor pertimbangan utama bagi semua ASEAN
country untuk menetapkan Jakarta sebagai Diplomatic City.
country untuk menetapkan Jakarta sebagai Diplomatic City.
Saya sebagai warga negara menganggap banyak
keuntungan yang akan diperoleh jika
Jakarta, the Diplomatic City of ASEAN ini adalah adanya pertumbuhan
ekonomi karena karena para diplomat datang akan mendatangkan devisa kepada
negara yang didatangi. Belum lagi
promosi dari mulut seorang Diplomat
kepada teman, relasi mengenai Jakarta
sebagai ibukota Indonesia , tentu akan mendapatkan keuntungan dari segi
promosi pariwisata.
Selain itu,
kegiatan persiapan atau kegiatan meeting dari
program Jakarta , city of the
Diplomatic, ASEAN pun akan memberikan keuntungan ekonomi . Roda perekonomian
yang bergerak karena ada transaksi-transaksi jual-beli dari persiapannya maupun
pada pertemuannya.
Hal ini dapat
dilihat contohnya seperti Brussel yang
mendapatkan keuntungan segi ekonomi dengan adanya European Union , juga Newyork, Nairobi, Bangkok juga diuntungkan
ekonominya dengan adanya PBB.
Tentu, kerugiannya
adalah jika ASEC selaku pelaksana dari
city of the Diplomatic ASEAN
tidak dapat melakukan tugas dan merencanakan penerimaan tamu-tamu diplomat itu
sebaik-baiknya, maka nama yang jelek ,
integritas sebagai bangsa dipertaruhkan.
Persiapan yang
telah dilakukan oleh ASEC yang saya lihat adalah mereka telah mendapat dukungan
dari Bapak Jokowi, Gubenur Jakarta. Bukan hanya dukungan moril saja, tetapi
diberikan dukungan fasilitas serta kemudahan dalam izin pembenahan dan
perluasan Sekretariat ASEAN . Contohnya Pak Jokowi telah memberikan tempat
bekas kantor Jakarta Selatan yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan jika
kantor Sekretariat ASEAN di Sisingamangaraja tidak memadai.
Persiapan di level menteri terkait atau KEMENLU adalah :
1. KOLOKUM Nasional Komunita Asean 2015: menyebarkan pemahaman mengenai ASEAN,
perkembangan HAM di Asean . Diadakan
oleh Kemenlu pada tanggal 2-5 September 2013
2. Pertemuan Kedua Asean Peacekeeping Center
Network oleh Kementrian Pertahanan:
membahas tujuan, jaringan, organisasi, rencana kegiataan pada tanggal 2
September 2013.
3. Dubes RI temui Menteri Perdagangan
Thailand: membahas kerjasama bilateral
dan mengundang Mendag Thailand dalam
Ministerial Meeting 4-5 October
4. Menlu RI , Natalegawa hadir Special ASEAN-China
Foreign Ministrial Meeting: membahas kerjama Asean dengan RRT
Persiapan di lever blogger, selalu
mengupdate atau menyebarkan informasi mengenai kegiatan atau memberikan
penyuluhan tentang adanya suatu tugas
besar dari Jakarta sebagai City of Diplomatic, ASEAN.
Sumber-Sumber referensi:
Kementrian Luar Negeri Indonesia:
Jakarta Kota Diplomat Asean
Jakarta Must be a diplomatic city
of ASEAN





0 komentar:
Posting Komentar