04.49

"RELATIONAL CREATIVITY"

Hari Jumat sore, 25 Oktober 2013, aku sempat melihat TV.   Di acara yang sangat menarik dengan judul Young on The Top, mengambil tema,  yang muda yang kreatif.

Sungguh, aku kagum melihat anak-anak muda yang bekerja di suatu kantor  Nutrifood, sangat kreatif. Baik dari penampilannya, mereka memakai pakaian Halloween pada saat kerja.  Memakai make-up yang seram dan berdarah di muka mereka.  Belum lagi dekor ruang kerja mereka bernuansa  "halloween" banget.

Ketiga nara sumber yang ditampilkan membeberkan mengapa top manajemen memberikan kesempatan, memberikan keterbukaan bagi adanya kreativitas dalam kantor ini.   Dikatakan bahwa suasana kerja dan tempat kerja kreativitas itu sangat berguna sekali untuk mengembangkan potensi pekerjaan menjadi lebih kreatif.  Dengan pola kerja kreatif maka akan tercipta inovasi yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.  Tanpa adanya brainstroming, timbul daya kreatif dan imaginatif , inovasi.



Ternyata para pakar manajemen sangat setuju bahwa banyak keluh kesah mengenai karyawan yang begitu tak loyal.  Banyak karyawan yang tak bersemangat di tempat kerja.  Telah diberikan motivasi maupun reward pun tak juga berujung dengan kesetiaan.

Zaman milenium , anak muda saat ini disebut  milenial atau dikenal dengan gen Y membutuhkan suasana kerja yang menyenangkan.  Suasana kerja menyenangkan ini bukan hanya dari tempat, tetapi juga dari komitmen atau engagement dari top-down management terhadap bawahan.  Istilah keren disebut sebagai "relational creativity".   Para atasan diharapkan terbuka , tidak basa basi, pendekatan secara people to people dan relasi ini harus dibangun dengan sangat kreatif.   Bagaimana caranya?  Menggali dan membangun kerja-sama perorangan dan tim dengan harmonis, memberikan stimulan dengan kata atau kalimat yang merangsang relasi.  Setiap anggota dari tim menjadi perhatiannya.  Para atasan mencocokkan minat dengan pekerjaan dari individu terhadap pekerjaannya.   Sehingga semua program kerja itu sesuai dengan minat dari pekerja dan dilakukan dengan disiplin yang didasarkan interpersonal relation baik itu secara coaching maupun secara tim adhoc.   Mereka selalu diajak berpartisipasi dalam setiap langkah atau tindakan.

Jadikan inspirasi dari karyawan sebagai komodiatas.  Mereka para mudaer ini mengganggap bekerja sebagai sesuatu yang "fun", asyik, karena ada atasan atau sosok yang dikagumi , diinspirasi dan diajak berbicara.

CEO Group Hotel Bill Marriott mengatakan cara ampuh untuk menginspirasi karyawan secara teratur adalah jangan pernah bertanya  "What do you thing?"

Nach, para mudaer, semoga anda-anda dapat menemukan tempat kerja dengan suasana yang menyenangkan, menemukan bos atau atasan yang memiliki  "relational creativity".



0 komentar: