Tahun 2013 sudah makin dekat diambang
akhir tahun. Sudah siapkah kita
menyambut kedatangan tahun 2015 sebagai Tahun pergerakan kebebasan/keterbukaan Sumber Daya Manusia sebagai aset dari dunia Ekonomi dalam Wilayah
Asean.
Persiapan
menghadapi serbuan tenaga kerja, apalagi jika ada salon-salon dengan nuansa
asing, Thailand, BERSERTIFIKAT PROFESIONAL baik pemilik dan pekerjanya di sekitar perumahan kita. Rasanya kita tak boleh berpangku tangan ,
berdiam diri tanpa melaksanakan/melakukan usaha apa pun. Jika kita tak melakukan apa pun artinya
ekonomi kita akan tergilas oleh orang-orang asing yang jauh lebih baik
kompetensinya. Kompetensi skill untuk
sebuah salon sangat dibutuhkan karena industri ini berada dalam bidang non-
formal.
Sebuah
fenomena yang menakutkan, pengangguran tinggi akan makin tinggi. Sektor formal
diserbu oleh mereka yang punya kompetensi dalam akademik. Nach u,ntuk sektor non-formal seperti salon,
kalau kita tak bisa berkompetensi dengan orang asing yang
memiliki sertifikat, maka kita yang
bergerak di bidang non formal, akan tergilas oleh mereka yang mempunyai
kekuatan skill berbasis kompetensi.
Persiapan
yang sangat penting dalam menghadapi serbuan salon Thailand itu adalah setiap
warga yang ingin bekerja dalam sektor non formal , salon kecantikan, salon
rambut adalah:
1. Mengikuti
kursus di tempat yang bersertifikat
resmi dari pemerintah
2. Mengikuti
uji kompetensi dari badan-badan
pemerintah khususnya untuk pekerja non-formal.
3. Menghubungi
pemerintah daerah/pusat untuk informasi untuk ikut ujian kompetensi. Silahkan
klik di sini.
4. Bagi
pemilik salon pun harus mengikuti ujian kompetensi ini agar tidak hanya anak
buahnya yang mempunyai ujian kompetensi saja, tetapi pemilik pun harus
sama-sama mempunyai standar mutu yang dapat dipertanggung- jawabkan.
Jadi, jangan menunggu lagi untuk tidak bergerak. Di depan mata kita sudah menghadang para kompetisi yang telah mengkantongi
sertifikat kompentensi. Jika
dapur, ekonomi kita tak mau hancur,
dihadang oleh mereka, persiapan
sejak awal dan dini sangat diperlukan.
Tak perlu tunggu sampai tahun 2015 dimana Indonesia telah ikut serta menyepakati penyusunanaCetak biru (blueprint) dengan salah
satu pilar adalah dalam bidang ekonomi.
Di dalamnya ada arahan, tenggat waktu Asean Economic Community), semuanya menjadi pasar tunggal.
Tingkatkan kemampuan sumber daya manusia tenaga non formal
, terutama bidang salon kecantikan /rambut dengan uji kompetensi yang benar dan standar menurut pemerintah.
Sumber-Sumber referensi:
Kompetensi, tiket menuju Asean:
Uji Kompetensi yang diadakan oleh Pemerintah Pusat/Daerah





0 komentar:
Posting Komentar