02.43

KIAT HADAPI SERBUAN SALON THAILAND YANG PROFESIONAL



Tahun 2013 sudah makin dekat diambang akhir tahun.  Sudah siapkah kita menyambut kedatangan tahun 2015 sebagai Tahun pergerakan kebebasan/keterbukaan  Sumber Daya Manusia  sebagai aset dari dunia Ekonomi dalam Wilayah Asean.

Persiapan menghadapi serbuan tenaga kerja, apalagi jika ada salon-salon dengan nuansa asing, Thailand, BERSERTIFIKAT PROFESIONAL baik pemilik dan pekerjanya  di sekitar perumahan kita.   Rasanya kita tak boleh berpangku tangan , berdiam diri tanpa melaksanakan/melakukan usaha apa pun.  Jika kita tak melakukan apa pun artinya ekonomi kita akan tergilas oleh orang-orang asing yang jauh lebih baik kompetensinya.  Kompetensi skill untuk sebuah salon sangat dibutuhkan karena industri ini berada dalam bidang non- formal.


Sebuah fenomena yang menakutkan, pengangguran tinggi akan makin tinggi. Sektor formal diserbu oleh mereka yang punya kompetensi dalam akademik.  Nach u,ntuk sektor non-formal seperti salon, kalau kita  tak bisa berkompetensi dengan orang asing yang memiliki sertifikat, maka kita  yang bergerak di bidang non formal, akan tergilas oleh mereka yang mempunyai kekuatan skill berbasis kompetensi.

Persiapan yang sangat penting dalam menghadapi serbuan salon Thailand itu adalah setiap warga yang ingin bekerja dalam sektor non formal , salon kecantikan, salon rambut adalah:
 
1.       Mengikuti  kursus di tempat yang bersertifikat resmi dari pemerintah
2.       Mengikuti uji kompetensi dari  badan-badan pemerintah khususnya untuk pekerja non-formal.
3.       Menghubungi pemerintah daerah/pusat untuk informasi untuk ikut ujian kompetensi. Silahkan klik di sini.
4.       Bagi pemilik salon pun harus mengikuti ujian kompetensi ini agar tidak hanya anak buahnya yang mempunyai ujian kompetensi saja, tetapi pemilik pun harus sama-sama mempunyai standar mutu yang dapat dipertanggung- jawabkan.

Jadi, jangan menunggu lagi untuk tidak bergerak.  Di depan mata kita sudah menghadang  para kompetisi yang telah mengkantongi sertifikat  kompentensi.   Jika  dapur, ekonomi kita tak mau hancur,  dihadang oleh mereka,  persiapan sejak awal dan dini sangat diperlukan.  Tak perlu tunggu sampai tahun 2015 dimana  Indonesia telah ikut serta menyepakati  penyusunanaCetak biru (blueprint) dengan salah satu pilar adalah dalam bidang ekonomi.   Di dalamnya ada arahan, tenggat waktu Asean Economic Community),   semuanya menjadi pasar tunggal.  

Tingkatkan kemampuan sumber daya manusia tenaga non formal , terutama bidang salon kecantikan /rambut dengan uji kompetensi yang  benar dan standar menurut pemerintah.



Sumber-Sumber referensi:
Kompetensi, tiket menuju Asean:

Uji Kompetensi yang diadakan oleh  Pemerintah Pusat/Daerah


0 komentar: