23.10

NAPAKTILAS RELIEF BOROBUDUR DAN ANGKOR WAT



SEJARAH PEMBANGUNAN


Bukti tertulis tidak ditemukan dalam hal pembangunan Borobudur.  Tetapi Waktu pembangunan  yang tertulis dalam aksara di kaki tertutup Karmabhangga  yang biasanya digunakan pada prasasti kerajaan abad ke-8 dan ke -9.    Diperkirakan pembangunan Borobudur sekitar tahun 800 masehi, puncak kejayaan kerajaan Syailendra di Jawa Tengah.    Pembangunan Borobudur menghabiskan waktu 75-100 tahuan dan dirampungkan pada masa  pemerintahan raja Samaratungga pada tahun 825 masehi.
Pewaris Sanjaya, Rakai Pangkaran memberikan izin kepada umat Buddha untuk membangun candi.   

Sebagai penghormatan atas pembangunan ini para arkeolog mendapatkan dalam Prasasti Kalasan,  Panangkaran menganugerahkan  desa Kalasan kepada sangsha (komunitas Budha).
Tolerasansi dan kebersamaan serta penuh kedamain mewarnai pembangunan Candi Borobudur.



Ada 4 Tahapan Pembangunan Borobudur:
1.       Tahap pertama:  atara kurun 750-850M Borobudur dibangun di atas bukut. Bukit diratakan dan pelataran diperluas.  Sisa bagian bukit ditutup struktur batu lapis demi lapis. Pada awalnya bangunan itu dirancang sebagai piramida berunda.
2.       Tahap kedua:   Penambahan dua undakan, pagar langkan dan satu undak melingkar
3.       Tahap ketiga:   Perubahan rancang bangun .  Stupa besar dibongkar .  Diganti dengna tiga undak lingkaran dan satu stupa induk.
4.       Tahap keempat :  perubahan penyempurnaan relief, penambahan pagar langkan terluar


Dibangun oleh Raja Suryavarman II pada pertengahan abad ke-12.  Pembangunan kuil Angkor Wat memakan waktu 30 tahun.   Raja Suryavarman sebagai penganut Hindu, memerintahkan pembangunan Angkor Wat menurut kepercayaan Hindu yang merupakan tempat tinggal dewa-dewi Hindu, dengan ini menara tengah Angkor Wat adalah menara tertinggi.

Terletak di gunung Meru, kawasan kuil Angkor Wat dikelilingi dinding dan terusan lautan dan gunung yang mengelilingi dunia..  
Pada abat ke-13 Angkor dialihfungsikan dari candi Hindu menjadi candi Buddha Theravada. Dan hal ini berlangsung sampai saat ini.

Pemugaran candi Angkor Wat pada abad 20.  Proyek pemugaran terputus akibat perang saudara dan kendali rezim Khmer Merah atas Kamboja.  


PERSAMAAN  RELIEF BOROBUDUR DAN ANGKOR WAT


Sebagai orang awam, jika melihat sejarah pembangunan kedua candi yang sangat monumental, tak mungkin ada kesamaan relief di kedua candi itu.  Alasan logisnya, pembangunan berjarak 4 abad, Borobudur, pembangunan dimulai di abad 8, sedangkan Angkor Wat di abad 12 .  Tapi, kita harus  mempercayai hasil  temuan dari  para arkekolog. Temuan itu membuktikan bahwa ada kesamaan relief  antara Candi Borobudur dan Candi Angkor.   Hal ini disebabkan hubungan dagang bangsa Indonesia dan Kambodja telah terjalin sejak sebelum masa Raja Jayawarman II di Kambodja abad ke 9.
Bukti ini telah diseminarkan oleh para kalangan cendekiawan dan pemerhati sejarah dalam seminar mengenai penelitian Candi Borobudur dan Angkor Wat di kota Siem Reap, 5-6 Desember 2009.

Prasasti serta catatan memperlihatkan bahwa ada interaksi dan hubungan masyarakat Indonesia dan Kamboja pada awal abad ke-6  melalui perdagangan.

Bagi saya sebagai seorang awam dan warga negara , kesamaan relief ini membuktikan bahwa  adanya jalinan sosial antara Indonesia dan Kambodja.  Hal ini menjadi titik awal bagi hubungan dalam restorasi cagar budaya dunia.   Dan kerja-sama ini telah dilakukan dan diresmikan dengan adanya proyek  kerjasama tehnik  yang disebut sister sites warisan budaya dunia.

Bukan hanya bidang restorasi, tetapi juga dalam promosi menarik wisatawan asing diadakan kerja-sama agar wisatawan lebih mengenal  lebih dekat dan mengenal  sejarah adanya kesamaan relief ini  sebagai hal yang sangat menakjubkan.

Mari kita lestarikan cagar budaya alam di kedua negara secara  bersama-sama  dalam semangat Asean  .   Terutama dalam menyambut  Asean Council Community tahun 2015 yang akan membuka semua wisatawan asing datang ke dua negara ini dengan lebih mudah, lebar dan saling tukar menukar informasi.



Sumber referensi:
Borobudur dan Angkor Wat Kamboja Memiliki Kesamaan
 
Borobudur, Wikipedia

Angkor Wat,Wikipedia

0 komentar: